SELAMAT DATANG DI BLOG "NURHADI RACHMAN"

Selasa, 20 Desember 2011

TOU 1


Tugas Teori Organisasi UMUM
1.       Jelaskan konsep dari teori X dan Y ?
2.       Apa yang dimaksud dengan teori manajemen ilmiah ?
3.       Coba jelaskan tentang teori matinya birokrasi ?

jawab
  1. Jelaskan konsep teori x dan y dari sisi kepemimpinan?

    Teori X dan Teori Y (X Y Behavior Theory) Douglas McGregor
    Teori prilaku adalah teori yang menjelaskan bahwa suatu perilaku tertentu dapat membedakan pemimpin dan bukan pemimpin pada orang-orang. Konsep teori X dan Y dikemukakan oleh Douglas McGregor dalam buku The Human Side Enterprise di mana para manajer / pemimpin organisasi perusahaan memiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai / karyawan yaitu teori x atau teori y.
    A. Teori X
    Teori ini menyatakan bahwa pada dasarnya manusia adalah makhluk pemalas yang tidak suka bekerja serta senang menghindar dari pekerjaan dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Pekerja memiliki ambisi yang kecil untuk mencapai tujuan perusahaan namun menginginkan balas jasa serta jaminan hidup yang tinggi. Dalam bekerja para pekerja harus terus diawasi, diancam serta diarahkan agar dapat bekerja sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.
    B. Teori Y
    Teori ini memiliki anggapan bahwa kerja adalah kodrat manusia seperti halnya kegiatan sehari-hari lainnya. Pekerja tidak perlu terlalu diawasi dan diancam secara ketat karena mereka memiliki pengendalian serta pengerahan diri untuk bekerja sesuai tujuan perusahaan. Pekerja memiliki kemampuan kreativitas, imajinasi, kepandaian serta memahami tanggung jawab dan prestasi atas pencapaian tujuan kerja. Pekerja juga tidak harus mengerahkan segala potensi diri yang dimiliki dalam bekerja.
    Ini adalah salah satu teori kepemimpinan yang masih banyak penganutnya. Menurut McGregor, organisasi tradisional dengan ciri-cirinya yang sentralisasi dalam pengambilan keputusan, terumuskan dalam dua model yang dia namakan Theori X dan Teori.Y.
    Teori X menyatakan bahwa sebagian besar orang-orang ini lebih suka diperintah, dan tidak tertarik akan rasa tanggung jawab serta menginginkan keamanan atas segalanya. Lebih lanjut menurut asumís teori X dari McGregor ini bahwa orang-orang ini pada hakekatnya adalah :
    - Tidak menyukai bekerja
    - Tidak menyukai kemauan dan ambisi untuk bertanggung jawab, dan lebih menyukai diarahkan atau diperintah
    - Mempunyai kemampuan yang kecil untuk berkreasi mengatasi masalah-masalah organisasi.
    - Hanya membutuhkan motivasi fisiologis dan keamanan saja.
    - Harus diawasi secara ketat dan sering dipaksa untuk mncapai tujuan organisasi..
    Untuk menyadari kelemahan dari asumí teori X itu maka McGregor memberikan alternatif teori lain yang dinamakan teori Y. asumís teori Y ini menyatakan bahwa orang-orang pada hakekatnya tidak malas dan dapat dipercaya, tidak seperti yang diduga oleh teori X. Secara keseluruhan asumís teori Y mengenai manusia adalah sbb :
    - Pekerjaan itu pada hakekatnya seperti bermain dapat memberikan kepuasan lepada orang. Keduanya bekerja dan bermain merupakan aktiva-aktiva fisik dan mental. Sehingga di antara keduanya tidak ada perbedaan, jika keadaan sama-sama menyenangkan.
    - Manusia dapat mengawasi diri sendiri, dan hal itu tidak bisa dihindari dalam rangka mencapai tujuan-tujuan organisasi.
    - Motivasi tidak saja berlaku pada kebutuhan-kebutuhan sosial, penghargaan dan aktualisasi diri tetapi juga pada tingkat kebutuhan-kebutuhan fisiologi dan keamanan.
    - Orang-orang dapat mengendalikan diri dan kreatif dalam bekerja jika dimotivasi secara tepat.
    Dengan memahami asumsi dasar teori Y ini, McGregor menyatakan selanjutnya bahwa merupakan tugas yang penting bagi menajemen untuk melepaskan tali pengendali dengan memberikan desempatan mengembangkan potensi yang ada pada masing-masing individu. Motivasi yang sesuai bagi orang-orang untuk mencapai tujuannya sendiri sebaik mungkin, dengan memberikan pengarahan usaha-usaha mereka untuk mencapai tujuan organisasi.
    Opini: "Menurut saya teori X itu memang sangat sesuai dengan apa yang dialami kebanyakan orang saat ini, tetapi yang seharusnya kita terapkan dengan baik yaitu teori Y. Karena sudah sepantasnya, jika kita bekerja pada suatu tempat, kita tidak hanya menginginkan hasil yang tinggi tanpa kerja keras yang berat sesuai dengan yang kita dapatkan. Kita harus menyeimbangkan antara kedua hal tersebut agar kita bisa menjadi seorang yang mendapatkan hasil tinggi dengan kerja keras setimpal dengan apa yang kita kerjakan. Dengan itu kita akan lebih baik dalam menjalani kehidupan ini sebagai seorang pekerja sesuai dengan teori tersebut."




  1. F.W. Taylor disebut bapak manajemen ilmiah, deskripsikan apa yang dimaksud dengan manajemen itu ?


Manajemen ilmiah, atau dalam bahasa Inggris disebut scientific management, pertama kali dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya yang berjudul Principles of Scientific Management pada tahun 1911. Dalam bukunya itu, Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah adalah “penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan”. Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sebagai tahun lahirya teori manajemen modern.
Ide tentang penggunaan metode ilmiah muncul ketika Taylor merasa kurang puas dengan ketidakefesienan pekerja di perusahaannya. Ketidakefesienan itu muncul karena mereka menggunakan berbagai macam teknik yang berbeda untuk pekerjaan yang sama—nyaris tak ada standar kerja di sana. Selain itu, para pekerja cenderung menganggap gampang pekerjaannya. Taylor berpendapat bahwa hasil dari para pekerja itu hanyalah sepertiga dari yang seharusnya. Taylor kemudian, selama 20 tahun, berusaha keras mengoreksi keadaan tersebut dengan menerapkan metode ilmiah untuk menemukan sebuah “teknik paling baik” dalam menyelesaikan tiap-tiap pekerjaan.
Berdasarkan pengalamannya itu, Taylor membuat sebuah pedoman yang jelas tentang cara meningkatkan efesiensi produksi. Pedoman tersebut adalah:
  1. Kembangkanlah suatu ilmu bagi tiap-tiap unsur pekerjaan seseorang, yang akan menggantikan metode lama yang bersifat untung-untungan.
  2. Secara ilmiah, pilihlah dan kemudian latihlah, ajarilah, atau kembangkanlah pekerja tersebut.
  3. Bekerja samalah secara sungguh-sungguh dengan para pekerja untuk menjamin bahwa semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip ilmu yang telah dikembangkan tadi.
  4. Bagilah pekerjaan dan tanggung jawab secara hampir merata antara manajemen dan para pekerja. Manajemen mengambil alih semua pekerjaan yang lebih sesuai baginya daripada bagi para pekerja.
Pedoman ini mengubah drastis pola pikir manajemen ketika itu. Jika sebelumnya pekerja memilih sendiri pekerjaan mereka dan melatih diri semampu mereka, Taylor mengusulkan manajemenlah yang harus memilihkan pekerjaan dan melatihnya. Manajemen juga disarankan untuk mengambil alih pekerjaan yang tidak sesuai dengan pekerja, terutama bagian perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengontrolan. Hal ini berbeda dengan pemikiran sebelumnya di mana pekerjalah yang melakukan tugas tersebut.
Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Keduanya tertarik dengan ide Taylor setelah mendengarkan ceramahnya pada sebuah pertemuan profesional. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan mikronometer yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Gerakan yang sia-sia yang luput dari pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini, untuk kemudian dihilangkan. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari, menggenggam, memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka, Gilbreth, yang dieja terbalik dengan huruf th tetap). Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja.
Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata. Sebelumnya, Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. Melalui penelitian, ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. Sementara untuk batu bata interior, ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth, tukang batu dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari.



Pada tipe ini juga di kenal sebagai aliran klasik, sehingga pada dasarnya masing-masing melihat organisasi sebagai system tertutup yang diciptakan untuk mencapai tujuan dengan efisien. Pada tipe memang sangat di kenal sebagai system yang tertutup bersifat rasional dan sangat mengutamakan efisiensi dari sebuah organisasi.
Adapun para pakar yang mempunyai sumbangan yang besar dalam teori ini adalah
• Frederick taylor dengaan scientific managementnya
• Henry Fayol dengan Prinsip-Prinsip Organisasinya
• Max Weber dengan teori Birokrasinya
• Ralph Dawis dengan Perencaaan Rasionalnya

TIPE II (Pada Tahun 1930-1960)


Pada tipe masih berlandaskan atau menganut system tertutup artinya tipe ini organisasi tidak berhubungan dengan pihak luar teme umum diantara para teori tikus adalah pengakuan mengenai sifat social dari organisasi. Teori tikus tersebut memandang organisasi sebagai suatu yang terdri dari tugas-tugas maupun manusia. Para teori tikus tipe dua mewakili pandangan dari sisi manusianya dibandingkan sisi mesin pada tipe pertama.
Adapun para pakar yang mempunyai sumbangan yang besar dalam teori ini adalah
• Elton mayor dengan kajian hawthornenya
• Chester Bernard dengan system Kerjasamanya
• Douglas McGregog dengan Teory X- dan Teori Ynya
• Warren Bennis dengan Matinya Birokrasi

TIPE III (Pada Tahun 1960-1975)

Ada teori ini sudah mulai ada perubahan yang cukup signifikan dengan tipe-tipe sebelumnya sebab tipe ini sudah menganut system terbuka, artinya organisasi itu sudah mulai berhubungan dengan eksternal baik organisasi lain maupun dengan lingkunganya, sehingga didapatlah organisasi yang dinamis dan terbuka dengan hal-hal baru yang berasal dari luar organisasi itu sendiri.selain itu organisasi ini juga masih mengutamakan pada aspek rasionalitasnya.baik kekuatan belap yang mekanistik maupun kekuatan yang terang humanistic dapat memperkuat pembuktian bahwa pemecahan mereka, dan hanya pemecahan mereka, adalah yang benar untuk semua keadaan. Konflik antara tesis dan anti tesis membawa kita kepada sebuah sintesis yang member pedoman yang lebih baik bagi para manajer. Sintesis tersebut adalah pendekatan.

Adapun para pakar yang mempunyai sumbangan yang besar dalam teori ini adalah :
• Herbert Simon dengan Serangan Terhadap Prinsip-Prinsipnya
• Katz dan Kahn Dengan Perspektif Lingkungannya
• Kelompok Aston dengan Besaran Organisasinya

IV (Pada Tahun 1975- Sekarang)

Tipe ini merupakan yipe yang paling terbaru dan mutakhir tentang organisasiyang pada dasarnya yang memusatkan perhatian pada sifat politis organisasi.pada tipe ini seperti tipe sebelumnya sudah menganut sisem terbuka. March dan Simon menentang gagasan klasik mengenai yang rasional ataupun optimum. Mereka mengusulkan model organisasi itu di ubah-model yang sangat berbeda dari pandangan system kerja sama yang rasional. Artinya model ini sudah sangat mengacu pada aspek social.
Adapun para pakar yang mempunyai sumbangan yang besar dalam teori ini adalah :
• Organisasi Pfeffer sebagai Arena politik

Kamis, 22 September 2011

ORGANISASI DALAM METODE

 1. PENGERTIAN ORGANISASI

          sebelum kita mengenal lebih dekat sekilas arti dari kata organisasi dan metode
istilah organisasi dapat di artikan wadah yaitu sekelompok manusia untuk saling bekerja sama, dan        proses adalah pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien.
         
pengertian organisasi secara lengkap 
rangkaian proses kegiatan yang harus di lakukan untuk meningkatkan kegunaan sumber dan faktor
yang menentukan berhasilnya manajemen, terutama memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi dan birokrasi dalam mencapai tujuan yang di tetapkan
Pengertian tersebut terdapat beberapa maksud yaitu :

  • -organisasi merupakan kunci pelaksanaan kerja yang tepat
  • - penting bagi kegiatan manajemen
  • -dapat memanfaatkan sumber yang tersedia
  • -untuk meningkatkan efisiensi kerja perusahaan

    manajemen pada dasarnya merupakan proses kegiatan manajer yang harus dilakukan dengan cara dan pemikiran yang rasional ataupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber kerja tanpa mengabaikan sumber sumber lain dan waktu yang tersedia dan cara yang tepat

*KEGIATAN MANAJEMEN : 

A. planing\perencanaan
    -merupakan proses pemikiran,dugaan atau penentuan prioritas yang harus dilakukan secara rasional           sebelom melaksanakan tindakan sebenarnya
    -diperlukan dalam mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi serta tujuan program pembangunan.

 B. organizing \ pengorganisasian :

    -proses penyusun pembagian kerja ke dalam unit - unit kerja dan fungsinya secara tepat.
    -dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat.
    -perhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara obyektif.

 C. motivating (pendorongan) :
    -kegiatan yang harus dilakukan untuk membina pegawai dan mendorong semangat kerja pegawai.
    -mencakup segi perangsang seperti kenaikan pangkat, pendidikan, pengembangan karier, dan sebagainya.

 D. controlling (pengendalian) :
    - rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk pengawasan, penyempurnaan dan penilaian untuk mendapatkan tujuan yang di rencanakan.
    - penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah di laksanakan.
    - dapat lakukan evaluasi,tindakan korektif ataupun tindak lanjut sehingga pengembangan dapat di tingkatkan pelaksanaannya.

    kegiatan manajemen di atas tidak akan terlaksana tanpa sumber sumber atau sarana yang harus di dayagunakan
secara tepat.


 2. MANAJEMEN DAN ORGANISASI
    Dapat di rumuskan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar  manusia. Rumusan tersebut dapat di artikan adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama satu pihak dengan tujuan pihak lain.
   
    Untuk mencapai tujuan maka perlu di bentuk suatu organisani pada dasarnya secara fungsional, dapat di artikan sebagai kelompok manusia yang di persatukan untuk suatu kerja sama yang efisien untuk mencapai tujuan. dapat di katakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan, dan dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi.

 3. MANAJEMEN DAN TATA KERJA
    tata kerja adalah satu cara bagaimana agar sumber dan waktu yang tersedia amat di perlukan dapat di manfaatkan dengan tepat sehingga proses manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat. Dengan tata kerja bearti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah di lakukan secara ilmiah dan praktis, di samping itu pada pokoknya dapat tunjukan untuk :
    - menghindari terjadinya pemborosan dalam pendayagunaan sumber dan waktu.
    - menghindari kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
    - menjamin pembagian kerja,waktu dan kordinasi yang tepat.

    dapat di simpulkan :
MANAJEMEN : menjelaskan adanya proses kegiatan pendayahunaan serta waktu sebagai faktor yang di perlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
TATA KERJA : menjelaskan bagaimana proses harus di laksanakan sesuai dengan sumber dan waktu yang tersedia.

 4. MANAJEMEN ORGANISASI DAN TATA KERJA.
    Erartnya hubungan antara ke tiga hal tersebut adalah :
 a. manajemen : proses pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
 b. organisasi : alat pencapaian tujuan dan alat bagi pengelompokan kerja sama.
 c. tata kerja : cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien

Rabu, 13 April 2011

TUBECULOSIS DAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA ANAK


PATOFISIOLOGI :
Tuberculosis menyebar dari orang ke orang melalui udara oleh dropet nuclei yang merupakan partikel partikel kecil di udara yang berisi kompleks Mycobacterium tuberculosis. Droplet nuclei memiliki ukuran yang sangat kecil untuk mencapai alveoli dan dapat tinggal di udara untuk waktu yang lama.
Setelah terhirup, droplet nuclei akan menetap dalam bronkioli dan alveoli. Infeksi berkembang tergantung virulen organism dan kemampuan mikroba untuk melawan makrofag. Makrofag akan menelan dan menghancurkan Mycobacterium yang masuk ketubuh, tapi kemampuannya terbatas untuk makrofag yang masih muda. Makrofag yang masih muda ini hanya dapat menelan saja sehingga Mycobacterium tetap hidup dan berkembang dan memenfaatkan makrofag untuk berpindah-pindah tempat.
Organisme yang masuk kealveoli akan di makan oleh makrofag dan terjadi fagositosis dan mungkin dapat tetap bertahan hidup (di makan oleh makrofag muda) kemudian akan memisah dengan lambat setiap 25-32 jam.
Setelah 14-21 hari Mycobacterium akan bereplikasi, basilus akan menyebar melalui system limfa ke hilar lymp nodes dan terus ke aliran darah ke tempat yang lebih jauh. Mycobacterium bersifat aerob obligatif sehingga angat membutuhkan O2 untuk hidup. Organisme bereplikasi selama 2-12 minggu hingga mencapai jumlah 103-104. Jumlah ini cukup untuk mendapatkan sel limfosit T- media respon imun yang dapat di deteksi dengan reaksi pada tubercular skin test dan mencegah replikasi lebih lanjut.
Pada orang dengan sel media imun lengkap  atau baik, limfosit t diaktivasi dan makrofag akan berbentuk granulomas yang akan membatasi multiplikasi dan penyebaran organisme (mekanisme tubuh agar tidak meyebar terutama di paru-paru).

Penularan :
Misalnya orang yang terkena tbc , batuk yang tidak hati-hati , seharusnya menutup mulut dan menjauhi anak anak .
Dapat disebabkan pula oleh makanan atau susu dan infeksinya bisa mulai pada mulut atau usus. Susu dapat mengandung tuberculosis dari  sapi ( bovine TB ), bila sapi sapi di daerah tersebut menderita tuberculosis dan susu tidak direbus sebelum  diminum. Infeksi  primer terjadi  terhadap usus atau terkadang pada amandel, tapi infeksi tuberkulosis sapi pada manusia jarang diketemukan di Negara-negara dalam angka prevalensi yang tinggi.
Melalui kulit, kulit yang utuh tahan terhadap tuberkulosis yang jatuh di atas permukaannya, namun bila terdapat luka atau goresan , tuberkulosis dapat masuk dan mnyebabkan infeksi yang serupa dengan yang ditemukan pada paru. Infeksi kulit timbul pada pemukaan yang terpajan.


DIAGNOSIS :
Gejala umum TBC.
Batuk terus menerus dan berdahak selama 3 minggu, kadang kadang bercampur darah kalau sudah parah.
Nafsu makan dan BB turun
Kurang enak badan
Berkeringat malam tanpa disertai kegiatan
Demam , meriang lebih dari sebulan
Diare terus menerus walaupun sudah diberi obat diare.

Beberapa macam tes untuk menetapkan diagnosis adalah
- Acid Fast Basili (AFB) smear microscopy
- Cultivation of mycobacterium
- Tuberculin Skin Test (uji mantuk)
- Radiographic examination
- Nucleid Acid amplification.


Pokok pokok penting dalam membuat diagnosis pada anak :
1.       Adanya riwayat kontak dengan penderita tbc yang menular , terutama tinggal serumah
2.       Tes tuberculin yang + (> 10 mm)
3.       Adanya gambaran abnormal dari foto rontage ,
4.       Terdapat reaksi kemerahan lebih cepat (dalam 3 – 7 hari) setelah imunisasi dengan BCG
5.       Batuk batuk lebih dari 3 minggu
6.       Sakit dan demam lama atau berulang tanpa sebab yang jelas
7.       BB turun tanpa sebab yang jelas atau tidak naik dalam 1 bulan meskipun sudah dengan penangann gizi yang baik .

Bila 3 / lebih dari gejala diatas + , maka anak tersebeut dapat di diagnosis sebagai penderita tb.


PENGOBATAN:
Obat obat yang biasa di pakai untuk mengobatan TBC adalah :
Isoniazid  (H)
Rifampisin (R)
Piramizinamid (Z)
Etambutol (E)
Streptomisin (S)


Interaksi obat :
Reaksi yang terjadi diantara obat dan senyawa kimia , obat lain dan makanan dalam tubuh maupun permukaan tubuh dapat mmpengaruhi kerja obat yang dapat menyebabkan terjadinya pengurangan kerja obat atau sama sekali tidak mnimbulkan efek.
Interaksi obat  ada yang menguntungkan atau merugikan, yang menguntungkan itu dapat di manfaatkan untuk mngurangi efek samping, meningkatkan kerja obat, mengurangi dosis sehingga efek samping berkurang dan menurunkan resistensi M.O sedangkan efek yang merugikan harus di hindarkan.
Berikut adalah interaksi obat berdasarkan jenis obat yagn biasa di gunakan dalam pengobatan TBC :
1.       ISONIAZIDA
Isoniazida bila di berikan bersamaan dengan isofluran, paracetamol dan karbamazepin dapat menyebabkan hepatotoksisitas. Sedangkan bila di berikan bersamaan dengan antasida dan adsorben dapat menurunkan absorbs. Penambahan Sikloserin meningkatkan toksisitas pada SSP, teofilin dapat meningkat kadarnya bila di berikan bersamaan dengan isoniazida.
2.       RIFAMPISIN
Interaksi obat ini adalah mempercepet melabolisme dari metadon, absorbsi dikurangi oleh antasida, mempercepat metabolism dari teofilin, antidepresan trisiklik, antidiabetik.
3.       ETAMBUTOL
Garam Aluminium seperti dalam obat maag, daapt menunda dan mengurangi absorbs etambutol. Jika diperlukan garam aluminium agar di berikan dengan jarak beberapa jam.

OAT pada anak di berikan setiap hari bukan 2 atau 3 kali dalam seminggu.
Bertujuan untuk mengurangi ketika aturan minum obat jika obat tidak di minum setiap hari.
Saat ini paduan obat yang baru pada sebagian besar kasus TB anak adalah paduan RHZ. Fase intensif di berikan RHZ pada 2 bulan pertama ssedangkan fase lanjutannya diberikan rifampisin dan isoniazid selama 4 bulan.

Beberapa penyebab kegagalan terapi TBC pada pasien anak-anak:
-          Masa pengobatan yang sangat panjang (umumnya 6-9 bulan).
-          Resistensi antibiotic yang mungkin timbul bila digunakan dalam waktu yang panjang.
-          Banyaknya jumlah obat yang diminum.
-          Kurangnya monitoring saat meminum obat.
-          Efek samping yang muncul.
-          Harga oabat yang mahal

kesimpulan :  Tuberculosis menyebar dari orang ke orang melalui udara yang merupakan partikel partikel kecil di udara yang berisi kompleks Mycobacterium tuberculosis

sumber : http://repository.ui.ac.id/contents/koleksi/11/25253f3383a7c6c0c5f56146c78a46540d1a329c.pdf

Menyetel klakson


Sebal juga kalau klakson mobil/motor kita udah ga lantang lagi suaranya…
Lebih bete lagi kalau si klakson mati sebelah.
Jangan langsung ganti dulu boss…
Setiap klakson umumnya ada baut untuk menyetel frekuensi suaranya.
Nah.. ketika suara klakson sudah mulai ga asik lagi… kita bisa menyetelnya hingga ke frekuensi yang kita anggap paling uhuy.
Dimana sih baut penyetel yang dimaksud?
lihat foto di bawah…
Biasanya baut tersebut ditutup (sealed) dengan lilin/sealer.
Jadi jika tertutup oleh sealer, buang sealernya dengan obeng kecil, kemudian gunakan obeng untuk melakukan penyetelan.

Klakson standard/umum..

Untuk beberapa klakson model keong ada yang menggunakan baut kunci 10mm untuk penyetelannya…


Klakson merek BOSCH atau FER yang biasa digunakan di mobil merek BMW…

Klakson merek HELLA Standard…

komentar: janganlah menyetel klakson di malam hari atau mengganggu tetangga
sumber : http://www.saft7.com/bikin-lantang-klakson-sengau/

Lampu Halogen


Hampir seluruh produk otomotif baik mobil maupun motor sudah memakai lampu Halogen sebagai lampu penerangan utama. Dengan konsumsi daya yang sama, cahaya yang dihasilkan lampu halogen lebih terang dan lebih awet dibanding lampu biasa. Produk lampu halogen untuk otomotif yang banyak dikenal adalah jenis H1, H3, H4, H7, H8, H9, H10, H11, H12, H13, 9004, 9005, 9006, 9007, 880, 881, 884, 885, 896 dan sebagainya.
Apa sih lampu halogen itu?

Lampu pijar biasa berisi filamen tungsten, dibungkus dengan kaca dan disertakan di dalamnya campuran gas (umumnya Nitrogen, Argon dan Krypton). Ketika listrik disalurkan, maka filamen akan menjadi panas (bisa mencapai 2.000°C) dan kemudian terlihat membara. Bara terang tersebut kemudian menjadi sumber cahaya.
Lihat gambar di bawah ini..

Keterangan gambar:
  1. Daya listrik membuat filamen membara. Pada saat filamen membara, tungsten akan menguap.
  2. Tungsten yang menguap, kemudian terkondensasi pada dinding kaca yang lebih dingin.
  3. Hal ini terjadi terus menerus selama lampu menyala, sehingga semakin lama kaca lampu akan terlihat menghitam, kemudian hingga suatu saat filamen tungsten akan terus menipis dan akhirnya putus, lampu mati.
Lampu halogen termasuk dalam jenis lampu pijar. Lampu halogen diciptakan dengan memperbaiki proses lampu pijar biasa di atas, yaitu dengan mengurangi masalah menguapnya tungsten. Kaca lampu dibuat dari kaca kuarsa yang tipis dan tahan panas, kemudian gas yang diisikan ditambahkan sedikit gas halogen.
Pada tahun 1959 lampu halogen diperkenalkan untuk kepentingan komersil.
Lihat gambar di bawah..

Keterangan Gambar:
  1. Terlihat gas halogen diantara gas-gas lainnya dalam lampu halogen. Secara kimia, gas halogen (butir merah) akan bereaksi dengan uap tungsten(butir hitam) yang kemudian menghasilkan halida tungsten.
  2. Pada saat filamen tungsten membara, tungsten akan menguap.
  3. Gas halogen mengikat uap tungsten tadi menjadi tungsten halida. Ketika halida tersebut menyentuh tungsten filamen yang sedang membara, senyawa tersebut kembali terpecah dimana gas halogen kembali terlepas sementara tungsten kembali melekat pada filamen.
  4. Siklus ini berulang terus menerus yang menghasilkan cahaya lampu yang stabil dan umur lampu yang panjang.
Siklus tersebut di atas disebut dengan siklus halogen atau Halogen-Cycle.
Namun syarat utama untuk terjadinya siklus halogen adalah suhu permukaan kaca lampu harus sangat panas. Suhu harus minimal sekitar 250°C hingga 900°C (tergantung besar daya lampu). Jika suhu kaca lampu berada di bawah itu, maka halogen tidak akan mampu mengikat uap tungsten, akibatnya tungsten akan melekat pada dinding kaca bagian dalam, hingga lama kelamaan kaca lampu akan menghitam, dan lampu halogen lebih cepat putus.

Nah!… rupanya proses di atas adalah alasan mengapa lampu halogen tidak boleh dipegang pada bagian kacanya.

Mengapa demikian?
Mari kita lihat gambar di bawah..

Keterangan Gambar:
  1. Jari tangan kita selalu meninggalkan sidik jari berupa lapisan lemak tipis.
  2. Lapisan lemak yang menempel pada kaca lampu halogen membuat suhu permukaan kaca lebih dingin dibanding permukaan kaca yang lain. Hal ini karena lemak tadi pada suhu yang sangat tinggi akan melebur menyatu dengan kaca yang berbahan dasar Quartz sehingga koefisien muainya menjadi berbeda dengan bagian yang bersih. Jika perbedaan koefisien muainya sangat besar, bisa menyebabkan kaca pecah.
  3. Akibat perbedaan suhu kaca di atas, proses siklus halogen tidak dapat bekerja sempurna.
  4. Semakin banyak uap tungsten yang terkondensasi pada kaca lampu, tepatnya pada bagian kaca yang lebih dingin (ada lemak). Bagian tersebut biasanya akan menjadi berkabut hitam, abu-abu atau putih.
  5. Akhirnya lampu menjadi cepat putus, akibat filamen tungsten yang cepat menipis karena menguap.

Umumnya umur lampu pijar biasa hanya sekitar 750 hingga 1.500jam, sementara umur lampu halogen bisa mencapai 2.000 hingga 4.000jam.

Dikarenakan suhu kerja lampu halogen yang sangat tinggi, beberapa negara mewajibkan perusahaan otomotif maupun perusahaan perlengkapan keluarga yang menggunakan lampu halogen untuk mematuhi persyaratan keamanan untuk menghindari kebakaran, luka bakar dan sebagainya.
Faktor yang mempengaruhi pendeknya umur lampu halogen adalah:
  1. Kaca lampu disentuh
  2. Kaca lampu terkena tetesan air akibat kebocoran box lampu
  3. Tegangan listrik yang kurang (membuat filamen tidak menyala maksimal).
  4. Banyak getaran / vibrasi

Saya coba tekankan lagi, bahwa lampu halogen harus menyala sempurna sesuai dengan tegangan dan daya yang dibutuhkannya.
Jika daya atau tegangan lampu kurang, maka lampu akan menyala redup.
Menyala redup menyebabkan Halogen Cycle tidak akan terjadi karena suhu kerja yang rendah.
Dipastikan umur lampu halogen tersebut tidak akan panjang.
Pengalaman pribadi:
Motorku belum menggunakan lampu halogen, kemudian saya ganti dan pasang lampu halogen, dimana sistem pelistrikan untuk lampu pada motor saya menggunakan arus AC. Sebagaimana umumnya pelistrikan motor untuk lampu yang menggunakan arus AC biasanya pada saat mesin idle, lampu akan redup, dan ketika putaran mesin tinggi lampu akan menyala terang.
Setelah 4 bulan kemudian, saya lihat kaca lampu halogen tersebut agak kehitaman. Ini membuktikan teori Halogen Cycle di atas, yang artinya akibat dari tegangan yang tidak stabil membuat halogen cycle tidak terwujud konstan.
Pada saat putaran mesin idle (langsam), tegangan yang masuk ke lampu lebih kecil dari yang dibutuhkan, saya pernah ukur sekitar 10.2volt. Sementara lampu halogen yang saya gunakan baru akan optimal jika di beri arus minimal 12 volt.
Beruntung sekali yang sistem pelistrikan lampu motornya menggunakan arus DC, pasti jika menggunakan lampu halogen akan lebih awet ketimbang motor yang menggunakan arus AC.

komentar : halogen adalah sebuah lampu pijar biasa berisi filamen tungsten, dibungkus dengan kaca dan disertakan di dalamnya campuran gas (umumnya Nitrogen, Argon dan Krypton). halogenn termasuk salah satu lampu yang paling terang untuk kendaraan

sumber : http://saft7.com/?p=196

Perbedaan Halogen dan HID

Halogen
Lampu halogen itu menggunakan sebuah (atau 2 buah) filamen di dalam tabung lampu.. ketika lampu dinyalakan, arus melewati filamen (kawat pijar), filamen sendiri memiliki tahanan listrik yg besar, jadi arus yg melewati filamen akan menghasilkan panas, yang tentu saja juga menghasikan Cahaya..


Gas dalam tabung lampu halogen akan memperlambat proses penguapan dari filamen yang ‘membara’ karena terbakar.. namun panas yg dihasilkan juga akan membuat filamen berumur pendek (cepet putus)..



HID
lampu HID (High intensity Discharge) menggunakan GAS sebagai ganti kawat pijar / filamen, gas tersebut yg akan ‘berpijar’ dan yg jelas tidak akan pernah putuh layaknya ‘kawat’
Dua buah elektroda / katup logam penghantar diletakkan berdekatan dalam ruang tertutup kabung kaca bersama gas di dalamnya.

Dengan bantuan sebuah Ballast (yg berfungsi sebagai pusat kontrol yg menyalakan lampu dan mengatur aliran dayanya) maka lampu xenon baru dapat dipakai..

Ketika ballast aktif, maka ia akan menyedot daya kecil dan kemudian menciptakan perbedaan tegangan cukup tinggi di elektroda dalam tabung lampu xenon.. Tegangan inilah yg akan menyebabkan tabrakan partikel yg akhirnya akan membuat atom melepas “proton cahaya” yg akan memendar tanpa pelepasan energi panas (dalam lampu halogen, atom akan melepas proton akibat energi panas dari filamen).


Karena cahaya tercipta dari pelepasan energy dalam gas, maka lampu HID hanya akan menyalakan sekitar 5% dari total output saat pertama kali proses ia menyala, dan membutuhkan sekitar 30 detik untuk pemanasan hingga lampu menyala hingga daya penuh. Jika lampu dimatikan, maka harus menunggu lampu dingin hingga suhu tertentu sebelum lampu bisa dinyalakan kembali..


Quote:
Dengan penggunaan daya yg lebih kecil, lampu HID ternyata sanggup memancarkan cahaya yg lebih terang (hampir 3X lebih terang) dari lampu halogen yg memakai daya 50% lebih tinggi dari lampu HID..

HID juga memproduksi panas yang lebih sedikit karena seluruh energinya diubah menjadi cahaya, sedangkan filamen lampu halogen memproduksi panas dalam proses kerjanya..

selain efek negatifnya yang silau



ini model hi low halogen

Lampu jauh = halogen, Lampu dekat = HID


ini yang tadi di cari aux h4 magnetic

Motor menggerakkan posisi lampu naik-turun


komentar : Lampu halogen itu menggunakan sebuah (atau 2 buah) filamen di dalam tabung lampu dan lampu HID (High intensity Discharge) menggunakan GAS sebagai ganti kawat pijar / filamen dapat di simpulkan lampu HID lah yang paling terang.
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7540109

Meningkatkan performa Honda New Megapro

Keluarnya New Megapro dalam jajaran keluarga Honda membawa angin segar tersendiri, terutama buat segmen sport Honda yang beberapa tahun ke belakang terlihat monoton :D Kehadiran New Megapro sebagai penerus sekaligus pengganti Honda Megapro generasi sebelumnya terbukti memiliki “taring” sebagai salah satu tonggak penjualan PT.AHM. Penilaian konsumen terhadap sebuah produk mungkin bisa digambarkan dari angka penjualan produk tersebut. Bila dibandingkan dengan pendahulunya, seri terbaru ini membukukaan angka yang lebih baik :D bahkan kini sanggup bertarung head-to-head dengan rival sekelasnya yang berbeda merk. Itu artinya,secara garis besar penilaian konsumen terhadap penerus Honda megapro ini semakin membaik :)
Namun terlepas dari itu semua tentu ada beberapa poin buat kita,sebagai konsumen untuk memilih sebuah produk. Ada yang memilih berdasarkan desain,performa,durabilitas,ergonomi,aftersales dan sebagainya. Terkait soal performa, secara teori berdasarkan spesifikasi yang digelontorkan pabrikan untuk New Megapro (selanjutnya kita panggil NMP aja ya :D ) sudah mengalami kenaikan beberapa angka dibanding pendahulunya. Berdasarkan data yang di peroleh dari Page One thread Serba serbi Honda Megapro di Kaskus :D diperoleh spesifikasi power dan torsi sebagai berikut :D
Honda Megapro
Daya maksimum : 13,3 PS / 8.500 RPM
Torsi maksimum : 1,3 kgf.m / 6.000 RPM
Honda New Megapro (NMP)
Daya Maksimum : 13,8 PS / 8.500 rpm
Torsi Maksimum : 1,28 kgf.m / 6.500 rpm
dari spesifikasi pabrikan terlihat ada peningkatan daya maksimum dari megapro pendahulu nya yaitu sebesar 0,5 PS. meski demikian banyak rider/pengguna NMP masih kurang puas dengan performa standar motornya, seperti yang dialami bro Thomas Willy, seorang mahasiswa tingkat akhir yang juga Kaskuser penghuni thread megapro Kaskus dengan ID kaskus : willybj .
Oke, back to topik. berdasarkan test dengan menggunakan mesin dyno untuk kondisi motor standar ternyata diperoleh angka 12,7 dk atau jika di konversikan ke PS sebesar 12,8 PS. 

Peak point di 12,7 Horse Power

Dan untuk meningkatkan performa motornya, willy mendesain sebuah knalpot berbasis freeflow dengan ukuran pipa yang dia perhitungkan dan melakukan riset sendiri. wow :D
Terbukti setelah naik mesin dyno untuk yang berikutnya,setelah pengaplikasian knalpot tersebut, terjadi peningkatan performa yang (pada pengamatan kali ini) difokuskan pada peningkatan daya maksimum. Peningkatan yang terbilang cukup signifikan, yakni sebesar 1,1 HP, diperoleh “hanya” dengan penggunaan knalpot custom tersebut :D
Berikut hasil dyno setelah ganti knalpot custom :

Peak power di 13,86 HP, peningkatan sebesar 1,1 HP  :o

Ini dia sang ujung tombak peningkatan performa NMP willy :
komentar : kekuarang puasan seseorang dan ingin menambahkan kecepatan motornya seperti om willybj (penghuni kaskuser megapro holic) dengan custom kenalpot yang menuju kepada peningkatan daya maksimum motor. sumber : http://www.megapro-holic.tk/